Di materi ini kamu bakal ngerti rangkaian seri-paralel, hukum Ohm, daya listrik, sampai energi listrik (kWh). Biar ga cuma “nyetrum doang” 😭⚡
Elektronik membahas arus listrik, tegangan, hambatan, dan bagaimana komponen disusun dalam rangkaian.
Dalam rangkaian listrik, ada tiga besaran utama: Tegangan (V), Arus (I), dan Hambatan (R). Ketiganya berhubungan lewat hukum Ohm.
Hukum Ohm menyatakan bahwa tegangan berbanding lurus dengan arus, dan dipengaruhi hambatan.
V = I × R
Tegangan = arus × hambatanI = V / R
Jika arus dicariR = V / I
Jika hambatan dicariDaya listrik menunjukkan seberapa besar energi yang digunakan tiap detik. Daya listrik biasanya tertera pada alat elektronik (misal: 450W, 900W).
P = V × I
Daya = tegangan × arusP = I² × R
Jika V tidak diketahuiP = V² / R
Jika arus tidak diketahuiRangkaian resistor dapat disusun seri atau paralel. Cara menghitung hambatan totalnya berbeda.
Rt = R1 + R2 + R3
Hambatan total dijumlahkan1/Rt = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
Hambatan total lebih kecil dari hambatan terkecilRt = (R1×R2)/(R1+R2)
Shortcut untuk 2 resistorEnergi listrik biasanya dihitung dalam kWh (kilowatt-hour), ini yang dipakai PLN untuk tagihan listrik.
E = P × t
P dalam Watt, t dalam detik/jamkWh = (P/1000) × jam
Dipakai untuk menghitung biaya listrikBiaya = kWh × tarif
Tarif contoh: 1444.70Pilih kalkulator sesuai kebutuhan: Ohm, daya, seri, paralel, atau energi listrik.
Isi 2 nilai untuk menghitung yang kosong.
Masukkan minimal 2 nilai.
Isi tegangan (V) dan arus (I).
Masukkan nilai untuk menghitung.
Isi 3 resistor (boleh 2 aja, sisanya 0).
Masukkan nilai resistor.
Isi 2 atau 3 resistor (jangan kosong semua).
Masukkan nilai resistor.
Isi daya (W) dan lama pemakaian (jam).
Masukkan nilai untuk menghitung.
Tonton video singkat ini untuk melihat konsep elektronik dalam aksi nyata!
Uji pemahaman kamu tentang Ohm, daya, dan rangkaian listrik ⚡
Score: 0 / 5
Jawab dulu quiz nya ya bro 😭